Tes OAE - Earsound Hearing Aids - Klinik Pendengaran dan Alat Bantu Dengar

Pengertian OAE

OAE (Otoacoustic Emissions) adalah pemeriksaan pendengaran yang digunakan untuk mengetahui apakah bagian dalam telinga, khususnya koklea (rumah siput), berfungsi dengan baik. Tes ini sering dipakai sebagai skrining awal pendengaran, terutama pada bayi baru lahir, tetapi juga dapat dilakukan pada anak-anak maupun orang dewasa.

Pada pemeriksaan OAE, sebuah alat kecil dengan ujung lembut akan dimasukkan ke lubang telinga. Alat tersebut mengirimkan suara pelan ke dalam telinga, lalu merekam respons alami yang dihasilkan oleh telinga bagian dalam. Respons ini disebut emisi otoakustik. Pasien hanya perlu duduk atau berbaring dengan tenang selama pemeriksaan berlangsung. Tes ini tidak menimbulkan rasa sakit dan sangat cepat dilakukan.

Hasil tes OAE menunjukkan apakah sel-sel rambut halus di dalam koklea bekerja secara normal. Jika respons tidak terdeteksi atau kurang jelas, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan pendengaran dan perlu dilanjutkan dengan pemeriksaan lain, seperti audiometri atau BERA.

Tes OAE sangat penting untuk deteksi dini gangguan pendengaran, karena semakin cepat masalah pendengaran diketahui, semakin baik pula hasil penanganannya. Oleh karena itu, pemeriksaan ini banyak digunakan dalam program skrining pendengaran pada bayi.

Earsound Mampu Memberikan Layanan Terbaik

Pertanyaan Sering Diajukan

Tes OAE penting untuk mendeteksi gangguan pendengaran sejak dini, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Pemeriksaan ini juga membantu menentukan apakah diperlukan tes lanjutan seperti BERA atau audiometri.

Tidak. Tes OAE aman, tidak menimbulkan rasa sakit, dan non-invasif. Alat hanya dimasukkan secara lembut ke dalam lubang telinga untuk memancarkan suara pelan dan merekam respons telinga.

Pemeriksaan OAE biasanya hanya memerlukan waktu sekitar 5–10 menit untuk kedua telinga. Prosesnya cepat, sederhana, dan hasilnya dapat segera diketahui.